..NARKOBA… Bahaya narkoba……!!

Standar

Tanggal O1 Nov 2010

EFEK SAMPING & CIRI – CIRI NYA

By : Kurnia Yudha Utama 5KA21

URL : rambo72.wordpress.com

Efek narkotika tergantung kepada dosis pemakaian, cara pemakaian, pemakaian sebelumnya dan harapan pengguna. Selain kegunaan medis untuk mengobati nyeri, batuk dan diare akut, narkotika menghasilkan perasaan “lebih membaik” yang dikenal dengan eforia dengan mengurangi tekanan psikis. Efek ini dapat mengakibatkan ketergantungan. tanda tanda fisik, dapat dilihat dari tanda – tanda fisik si pengguna, seperti :

   1. mata merah
   2. mulut kering
   3. bibir bewarna kecoklatan
   4. perilakunya tidak wajar
   5. bicaranya kacau
   6. daya ingatannya menurun

Ada pun tanda – tanda dini anak yang telah menggunakan narkotik dapat dilihat dari beberapa hal antara lain :

   1. anak menjadi pemurung dan penyendiri
   2. wajah anak pucat dan kuyu
   3. terdapat bau aneh yang tidak biasa di kamar anak
   4. matanya berair dan tangannya gemetar
   5. nafasnya tersengal dan susuh tidur
   6. badannya lesu dan selalu gelisah
   7. anak menjadi mudah tersinggung, marah, suka menantang orang
      tua

Ciri umum anak pengguna narkoba

Ciri Umum Anak Pengguna Narkoba :

  1. Merokok pada usia remaja dini
  2. Cenderung menarik diri dari acara keluarga dan lebih senang mengurung dikamar
  3. Bergaul dengan teman hingga larut malam bahkan jarang pulang kerumah
  4. Sering bersenang-senang di pesta, diskotek maupun kumpul di mall
  5. Mudah tersinggung, egois, dan tidak mau diusik oleh orang tua atau keluarga
  6. Menghindar dari tanggung jawab yang sesuai, malas menyelesaikan tugas rutin dirumah
  7. Prestasi belajar menurun, sering bolos atau terlambat kesekolah
  8. Perilaku mulai menyimpang seperti kenakalan remaja, mencuri, pergaulan seks bebas dan berkelompok dengan teman yang suka mabuk-mabukan

TIPS DAN TRIK

By : Kurnia Yudha Utama 5ka21

Tips Dan Trik agar anda terhindat dari Narkoba

i love my life

1. MENGENDALIKAN EMOSI

    Perasaan-perasaan yang kamu alami umumnya bersumber dari pikiran. Ketika kamu berpikiran negatif, perasaanmu cenderung menjadi negatif. Sebaliknya ketika kamu berpikir positif, perasaanmu cenderung positif. Jadi mengendalikan pikiran adalah langkah pertama untuk mengendalikan perasaan.Biasakan memberi kesempatan kepada pikiran untuk mengambil keputusan. Semakin kamu mahir menyerahkan keputusan kepada pikiran, maka semakin sehat emosimu. Itu adalah kondisi ideal dimana akal yang mengendalikan perasaan, bukan perasaan yang mengendalikan akal.Emosi negatif adalah sinyal bahwa ada yang tidak beres dalam dirimu. Ketika suasana hatimu menjadi tidak nyaman, cobalah menenangkan dengan berdoa, menemui sahabat untuk berbagi perasaan, beristirahat, mendengarkan musik, atau apa saja yang kamu sukai. 

    Pertanyakanlah dengan kritis perasaan-perasaan negatif yang kamu rasakan. Misalnya, apakah masalahnya terlalu berbahaya sehingga kamu ketakutan? Apakah masalahnya begitu gawat sehingga kamu harus marah besar?

    Pertanyakanlah dengan tegas keyakinan-keyakinanmu yang salah. Misalnya, Siapa bilang kegagalan itu kebodohan? Siapa bilang masalah yang kamu hadapi itu tidak ada jalan keluarnya? Siapa bilang kamu tidak mampu memaafkan? Siapa bilang putus cinta itu kiamat?

    Kendalikan reaksimu terhadap situasi yang tidak menyenangkan. Misalnya ketika ada yang menyalip mobil, kamu bisa memilih untuk marah atau memilih untuk tetap tenang. Yang pertama bisa membuat kamu jadi orang yang reaktif dan emosional, tapi yang kedua mengajar kamu menguasai diri dengan baik.

    Perasaan bukanlah masalah benar atau salah. Manusiawi sekali memiliki perasaan takut, marah, sedih dan kecewa. Yang penting kamu tidak larut dalam perasaan-perasaan negatif itu dan tidak mengambil keputusan-keputusan penting dalam suasana hati yang kacau.

    Perasaan yang negatif dan suasana hati yang buruk bisa juga disebabkan oleh kondisi tubuh yang tidak sehat. Kamu bisa saja merasa bete ketika influenza, ketika stres, ketika kurang tidur, dsb. Tidak perlu mencemaskan perasaan tidak nyamanmu yang bersifat sementara itu. Seringkali melakukan tindakan-tindakan sederhana bisa mengubah suasana hatimu.

    Hidupkanlah perasaan-perasaan yang menyenangkan sesering mungkin, termasuk untuk hal-hal yang kamu inginkan terjadi. Misalnya perasaan gembira ketika kelak kamu diwisuda, ketika kelak kamu bertemu dengan kekasih hati, ketika kelak kamu mendapat pekerjaan / bisnis yang kamu impikan. Itu adalah salah satu cara emosi untuk membantu mewujudkan impianmu menjadi kenyataan.

    Belajarlah mengucapkan syukur dalam segala keadaan. Hati yang penuh dengan mengucap syukur akan membuat hidup lebih ringan, pikiran lebih jernih dan perasaan lebih nyaman sehingga mengendalikan perasaan bukan lagi beban yang berat.

2. BERPIKIR SECARA KREATIF

Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang dilengkapi akal dan pikiran. Akal adalah alat berpikir atau daya pikir untuk mengerti mengenai sesuatu termasuk pikiran, ingatan. Akal dapat pula dinyatakan sebagai upaya, ikhtiar atau jalan untuk melakukan sesuatu (kamus umum bahasa indonesia). Pikiran adalah proses akal untuk mengingat, berangan-angan seperti ahli falsafat. Namun pikiran juga dapat diartikan sebagai kecerdasan berargumentasi, berpikir, mengingat dan menguasai kesadaran untuk bertindak dan sebagainya. Tanpa akal manusia tidak bisa membuat / menciptakan suatu karya. Hanya akal dan pikiran yang dapat membuat manusia berkembang menuju kehidupan yang lebih baik melalui keberadaan budaya manusia. Salah satu budaya manusia adalah berpikir kreatif, yaitu memiliki daya cipta atau kemampuan menciptakan sesuatu yang berguna. Menurut Henry Ford, berpikir adalah suatu pekerjaan paling berat karena itu tidak banyak orang yang mau berpikir. Orang yang selalu berpikir dapat diartikan mampu berbicara dengan dirinya sendiri (batin), menganalisa, mempertimbangkan dan terdorong mencari hubungan sebab dan akibat pada sesuatu yang terjadi disekitarnya (kaum cendikiawan/intelektual)

Sebenarnya berlatih berpikir kreatif sama seperti melatih diri dalam melakukan tindakan atau perbuatan misalnya berlatih berbuat baik maka akan terbiasa semakin baik. Berlatih percaya diri maka terbiasa yakin dengan dirinya sendiri. Berpikir kreatif merupakan salah satu unsur penting dalam mencapai kesuksesan namun pada zaman modern seperti sekarang ini “kita” berada dalam kebiasaan cara pikir / mental yang mempermudah mewujudkan kemauan dengan segera. Bayangkan bertahun-tahun lalu orang harus berkreatifitas agar dapat hidup misalnya dengan bercocok tanam untuk kebutuhan makan, mencari kayu bakar untuk memasak, membuat rumah untuk tempat berteduh dsb. Semestinya kalau kita kreatif maka bercocok tanam mendorong untuk membuat alat yang lebih sesuai sehingga tenaga manusia dapat dialihkan untuk yang lebih produktif. Sekarang ini “kita” cenderung menggunakan / menerima sesuatu secara pasif tanpa mau menggali potensi diri sebagai kreatifitas untuk menemukan dan mengembangkan hal-hal yang baru.

Perlu diperhatikan bahwa berpikir kreatif / imajinatif bukanlah bakat khusus yang hanya dimiliki beberapa orang saja karena sejak dilahirkan manusia sudah diberi kemampuan bakat berimajinasi tetapi tidak diolah menjadi kebiasaan sehari-hari. Untuk memulai kebiasaan kreatif harus dimiliki rasa antusias/bergairah, bersemangat, rasa ingin tahu, memberi perhatian / kepedulian pada diri sendiri.

3. MENGATASI GEJOLAK EMOSI

Gejolak emosi itu dapat saja terjadi bila keinginan seseorang terpenuhi keinginannya atau sebaliknya. Apabila seseorang terpenuhi keinginannya maka hal tersebut dapat saja menjadi pemicu gejolak emosi yang berlebihan, seperti seseorang yang selalu dapat memenuhi segala keinginannya, hal ini dapat juga menjadi pemicu gejolak emosi yang berlebihan. Seperti kurangnya perngertian dari orang tua dan tidak dapat memenuhi keinginan atau harapan orang tua.

Gejolak emosi itu dapat kita atasi dengan cara kita mengenal diri kita sendiri, sampai dimana batas kemampuan dan kekurangan yang kita miliki, jangan selalu mengikuti keinginan-keinginan yang tidak jelas tujuannya dan pada akhirnya dapat merugikan diri kita sendiri. Kita harus bisa membedakan hal-hal tsb diatas dengan selalu berfikir secara positif. Karena hal ini sangat membantu dalam cara berfikir kita dalam menahan gejolak emosi dan penemuan jati diri kita yang sebenarnya.

4. MENGATASI PRILAKU YANG MENYIMPANG

KIAT MENGATASI PERILAKU YANG MENYIMPANG

Perilaku yang menyimpang disebabkan oleh kurang kejujuran dan keterbukaan dari seseorang. Perilaku-perilaku itu antara lain seperti mengambil barang yang bukan miliknya, berbohong, menipu, memanfaatkan kesempatan dan kepercayaan, melawan orang tua, mabuk-mabukan, dsb.

Seseorang bisa berlaku menyimbpang salah satunya dikarenakan takut untuk berbuat jujur karena apabila dia jujur maka akan terungkap semua kebohongannya dan orang akan kecewa. Hal lain yang membuat kita susah jujur karena dengan berbohong kita akan merasa aman dan semua kesalahan-kesalahan yang kita perbuat tidak akan pernah dipermasalahkan hingga kebohongan tersebut terungkap. Semakin sering kita berbohong maka akan semakin sulit untuk kita berkata jujur dan kita akan semakin menutup diri dikarenakan kebohongan-kebohongan yang terlalu banyak disimpan.

Begitu pula jika kita memanfaatkan kesempatan dan kepercayaan yang diberikan oleh orang lain maka kita merasakan bebas melakukan hal-hal yang kita ingin perbuat walaupun perbuatan itu salah.

Perilaku menyimpang tidak dapat didiamkan saja, cara mengatasinya adalah :

  1. Selalu berkata jujur dan terbuka walaupun akan mengecewakan orang lain. Karena dengan berkata jujur dan terbuka orang lain dapat membantu kita mencari solusi atas masalah-masalah yang kita hadapi.
  2. Menjaga sebaik mungkin kesempatan dan kepercayaan yang diberikan orang lain.
  3. Menerima diri apa adanya dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimiliki.
  4. Lebih mendekati diri ke Tuhan
  5. Selalu memikirkan perbuatan-perbuatan yang akan kita lakukan, baik dari sisi positif maupun sisi negatif sehingga kita mampu menahan diri untuk berbuat hal-hal yang menyimpang.

5. KIAT MENGATASI KEBOSANAN

Kebosanan merupakan suatu hal yang cukup menyebalkan. Biasanya ditimbulkan karena kejenuhan dalam menjalankan rutinitas sehari-hari yang monoton.

Lain hal jika kita sebagai mantan pengguna napza (ex junkies). Biasanya kita jadi cepat bosan karena euforia yang ditimbulkan oleh putauw belum ada tandingannya dan kita masih belum rela melepaskan kesenangan tsb.

Jika kita sudah rela melepaskan euforia putaw karena mengetahui dampak negatifnya lebih besar maka kita akan lebih mudah menerima diri kira dan pekerjaan sehari-hari kita apa adanya.

Seorang mantan pengguna sering cepat merasa bosan akan situasi atau keadaan disekitarnya disebabkan salah satunya adalah kegiatan yang monoton dan tidak berkembang dinamis. Pada waktu masih menggunakan putauw, otak kita dipaksa untuk selalu berfikir bagaimana cara untuk mendapatkan putauw dan cara berpikir ini belum tentu bisa digunakan untuk besok. Sperti bagaimana cara mendapatkan uang untuk membeli putauw.

Jalan berfikir seperti ini sebenarnya baik jika dikembangkan secara positif tetapi pada saat baru berhenti biasanya seorang mantan pecandu malas untuk berfikir masalah yang rumit. Hal ini akan berkembang sendirinya dengan jalannya waktu.

Memberi mereka (mantan pecandu) sesuatu hal yang baru, menantang dan mereka suka untuk melakukannya merupakan hal yang sangat positif mungkin mereka akan sangat tertarik mengerjakannya dan lupa dengan kebosanannya. Sehingga mereka akan merasa senang dan berpikir ternyata di dunia masih banyak hal-hal menyenangkan selain menggunakan putauw.

Jika hal-hal tersebut dilakukan maka diharapkan mereka dapat menghadapi realita kehidupan disamping masih diperlukannya seorang pembimbing agar mereka mengetahui bahwa tindakan yang mereka lakukan benar adanya.

Selain hal tersebut diatas seorang pengguna memerlukan hasrat sex dengan lawan jenis tetapi hal ini terlalu beresiko tinggi karena hasrat sex dengan lawan jenis merupakan stressor masalah yang dapat membuat sorang mantan pengguna relaps.

Tapi dampak lainnya yang positif biasanya dia akan mendapatkan teman curhat atau ngobrol, karena ngobrol dengan lawan jenis lebih membuat senang dan tenang bagi mantan pengguna sehingga bisa cepat dan mengeluarkan seluruh unek-unek (beban pikiran) sehingga mengurangi dampak stress karena beban pikirannya dan merasa lebih lega.

Hal lain yang bisa mengurangi dampak bosan adalah spiritual, karena dengan mendekatkan diri kepada Tuhan kita merasa lebih tenang, nyaman, dan aman.

Hal-hal seperti tenang, nyaman, dan aman merupakan hal-hal yang sangat dibutuhkan oleh seorang mantan pecandu. Dan bagaimana kita (ex junkies) bisa selalu mendapatkannya ? sehingga tidak mudah merasa bosan, dan tidak cepat stress.Kiat-Kiat Untuk Orang Tua

6. KIAT-KIAT UNTUK ORANG TUA

– Pendengar yang baik
– Penuh perhatian
– Bijaksana membuat keputusan dan meminta pendapat
– Tegar berdiskusi meskipun menyangkut perihal sensitif
– Beri respons yang konstruktif
– Beri pesan dengan jelas
– Teladan dalam perilaku

Perang terhadap Sindikat Narkoba..!!!!

BY : kurnia yudha utama

Menyeru dan mengingatkan bahaya narkoba kepada seluruh  anak bangsa merupakan tugas seluruh masyarakat. Sosialisasi tentang bahaya narkoba perlu di lakukan secara terus menerus. Sebab, sindikat pengedar narkoba pun terus menggunakan beragam cara untuk menyeret generasi muda agar terjerat dalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Berdasarkan data yang ada  jumlah kasus kejahatan narkotika, psikotropika, dan bahan aditif lainnya (narkoba) di Indonesia sejak tahun 2004 hingga Maret 2009 menunjukan angka yang sangat memprihatinkan, yaitu untuk kasus narkotika (ganja, heroin, kokain, dan sebagainya) tercatat berjumlah 45.451 kasus, psikotropika (ecstasy, sabu, daftar G) berjumlah 38.125 kasus, dan jenis bahan-bahan berbahaya lainnya (minuman keras, kosmetik, obat palsu dan sejenisnya) berjumlah 17.440 kasus.

Sedangkan untuk tersangka narkotika yang tercatat berjumlah 66.541 tersangka, psikotropika 55.381 tersangka, dan bahan berbahaya lainnya 33.895 tersangka. Menurut jenis kelamin: tersangka laki-laki sebanyak 143.584 orang dan perempuan sebanyak 12.233 orang serta 413 orang warga negara asing.

Tugas kita sebagai masyarakat juga tak hanya mengingatkan saudara-saudara kita untuk tak menyalahgunakan narkoba. Namun, kita juga perlu membantu dan menyelamatkan mereka yang telah menjadi pecandu narkoba. Sebab mereka adalah korban dari tipu daya jaringan dan sindikat peredaran narkoba.
Memusuhi dan menyatakan perang terhadap sindikat pengedar barang haram itulah tugas bersama kita, bukan memusuhi para korban.

Membantu menyelamatkan korban pecandu narkoba agar kembali menjalani hidup tanpa narkoba merupakan sebuah upaya menyelamatkan kehidupan manusia. Saatnya kita mengubah paradigma menempatkan para pecandu sebagai korban yang harus di tolong, bukan sebagai pelaku kriminal. Sesungguhnya tak ada seorang pun yang mau kecanduan narkoba.

Salah bergaul dan minimnya informasilah yang membuat generasi muda kita terjerat dalam penyalahgunaan narkoba.
Langkah-langkah yang perlu di lakukan dalam upaya dasar yang harus di miliki oleh seluruh lapisan masyarakat, yaitu: (1) Penanaman dasar keimanan, ketaqwaan, akhlak, etika dan moralitas keluarga serta anak dalam keluarga melalui contoh dan keteladan dari orang tua dan tokoh masyarakat. (2)  Memperkuat ketahanan ekonomi perempuan dan kesejahteraan keluarga. (3) Memperkuat ketahanan masyarakat dan keluarga dengan memperdayakan kaum ibu, remaja pria dan wanita sejak dini tentang bahaya penggunaan narkoba. (4)  Keteladanan para pemimpin dan pemuka masyarakat dalam bertindak, jujur dan adil serta konsisten dalam perkataan dan perbuataannya.

“MARI BERANTAS NARKOBA DAN KATAKAN TIDAK KEPADANYA!!!

Gencarkan Penyuluhan Narkoba

BY : kurnia yudha utama 5KA21

Bahaya narkoba tidak lagi dirasakan masyarakat perkotaan saja. Di Kabupaten paling timur sekalipun seperti Kapuas Hulu persoalan maraknya peredaran barang haram ini sudah pada tahap menghawatirkan, terutama bagi kalangan orangtua. Karena itu, diperlukan upaya stimulan mengatasi masalah yang semakin meresahkan ini.

Ketua DPRD Kapuas Hulu juga merasa prihatin dengan maraknya peredaran narkoba. Diakuinya, peredaran narkoba Kapuas Hulu memang terbilang meningkat.
Menurutnya, terpenting adalah pemberantasan masuknya narkoba sehingga pengguna narkoba kehabisan akses.

“Mesti ada aksi nyata dari pihak-pihak terkait untuk memerangi peredaran narkoba tersebut. Selain dari segi penegakkan hukum, sosialisasi dalam bentuk penyuluhan mesti terus digalakkan,” ungkap Agus yang juga Sekretaris DPC Partai Golkar Kapuas Hulu.

Saat ini kata Agus mesti diakui, informasi tentang narkoba itu dirasakan masih sangat minim di daerah Kapuas Hulu. Sudah semestinya beberapa pihak yang terkait melakukan berbagai sosialisasi dan penyuluhan narkoba.

Penyuluhan mesti gencar dilakukan di sekolah-sekolah. Karena pada usia sekolah rawan terhadap peredaran narkoba.

“Sebab, pada usia-usia tersebut, rasa penarasan dan ingin coba-coba sangat tinggi,” ungkap mantan Ketua Komisi A DPRD Kapuas Hulu pada periode 2004-2009 ini.

Hal terpenting kata Agus, adalah kontinuitas dan berkesinambungannya pelaksanaan sosialisasi dan penyuluhan. Sehingga tidak terkesan bahwa ada kegiatan penyuluhan dan sosialisasi hanya seremorial saja.

Selain itu, dia juga mengharapkan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kapuas Hulu lebih pro aktif lagi. Terutama menjalin kerjasama dan kemitraan dengan pihak lain dalam rangka memerangi narkoba di Bumi Uncak Kapuas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s